RSS

Klasifikasi Air Compressor Berdasarkan Cooling System

12 Jun

Jika kita mengingat kembali hukum pada Gas Ideal (P.V ≅ T). Artinya ketika suatu gas ideal dinaikan pressurenya akan terjadi kenaikan temperature pula. HAl tersebut yang terjadi pada unit air compressor. Ketika udara itu di compress maka pressure nya akan naik yang akan menyebabkan temperature naik juga. Oleh karena itu, udara tersebut perlu di dinginkan sebelum dideliver ke sistem. Sistem pendinginan inilah yang menjadikan compressor dibagi menjadi air cooled dan water cooled.

Air Cooled compressor –> Seperti pada namanya, compressor ini menggunakan udara sebagai media pendinginnya. Udara didinginkan menggunakan udara. Tetapi dalam kasus ini tentu udara yang didinginkan berbeda dengan udara yang pendinginnya. Udara yang didinginkan adalah udara keluar compressor (sebenarnya udara setelah mengalami kenaikan pressure setelah dicompress oleh compressor).  Udara pendingin di ambil dari udara sekitar.

Water Cooled compressor –> Dapat dilihat dari namanya, air compressor water cooled menggunakan water (air) sebagai media pendinginnya. air yang digunakan sebagai media pendingin biasanya diambil dari demin water, yaitu air yang sudah mendapatkan perlakuan tertentu sehingga tingkat kemurniannya tinggi. Hal ini mengingat komponen di dalam compressor harus dijaga agar tidak mudah rusak (korosi misalnya). Karena menggunakan media air sebagai pendinginnya, maka di sini terdapat peralatan tambahan berupa pompa yang bertugas mendistribusikan air ke dalam unit compressor itu sendiri. Biasanya disebut closed loop water pump. Air yang keluar dari compressor setelah digunakan untuk mendinginkan udara compressor tentunya memiliki temperature tinggi, sehingga perlu adanya tambahan cooler dan biasanya type coolernya PHE (Plate Heat Exchanger). Demin water ini akan didinginkan oleh water juga. Air yang digunakan untuk mendinginkan demin water keluaran compressor adalah air dari cooling tower.

Secara sistem akan lebih mudah air cooled compressor dibandingkan dengan water cooled compressor. Akan tetapi dengan mempertimbangkan beberapa aspek teknis dan kondisi lapangan, tidak sedikit juga project yang menggunakan water cooled compressor.

 
 

One response to “Klasifikasi Air Compressor Berdasarkan Cooling System

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: