RSS

Meniti Karir di EPC

05 Mar

Di sini saya sengaja menggunakan istilah “karir” karena untuk membedakan dengan istilah “pekerjaan”.. menurut saya karir merupakan serangkaian pekerjaan (dari awal sampai akhir) yang mengarah kepada tujuan kita.. Sedangkan pekerjaan adalah yang kita lakukan sehari2 untuk mencari nafkah..

Sebagai contoh, bisa saja pekerjaan seorang frashgraduate adlh sebagai drafter mechanical (misalnya), tapi karir yang diinginkan adalah menjadi seorang profesional mechanical engineer..

Dari berbagai sumber yang saya baca, untuk industri EPC ada serangkaian jenjang karir yang (kadang2) untuk mencapai suatu posisi tertentu harus melewati posisi di bawahnya terlebih dahulu..

Masih berdasarkan yang saya baca2 dari internet maupun menimba informasi dari para engineer yang sudah berpengalaman, secara umum ada dua “jalur karir” di EPC, yaitu jalur spesialisasi dan jalur manajerial..

Untuk jalur spesialisasi yang umum diawali dengan menjadi junior engineer, engineer, senior engineer dan lanjut menjadi principal engineer. Ada beberapa company yang memiliki jenjang chief engineer sebagai posisi tertinggi, dmn mereka yang berada di posisi ini memiliki kewenangan untuk berpartisipasi dalam pembuatan International Standard seperti API, ASME, etc..

Untuk jalur manajerial, minimal harus pernah menjadi engineer di spesialisasinya dulu, kemudian mnjdi lead engineer, lanjut project engineer, engineering manager, lalu project manager dan project director sbgai posisi tertinggi..

Untuk lingkup kerja di EPC contohnya,,seorang freshgrad akan memulai pkrjaan sbgai junior engineer. dia harus report ke lead engineer (saat project) dan ke head dept (saat nonproject). Tugasnya adalah sebagai pmbuat awal (originator) datasheet,specification, etc. Setelah beberapa tahun dia naik posisi jadi engineer dan senior engineer. di posisi ini tugasnya menjadi checker (mengecek pekerjaan originator). Kemudian karir berlanjut lagi menjadi principal bahkan chief engineer. di posisi ini tugasnya sudah m’approve dn sebagai touble shooter utk hal2 yang bersifat major..sedangkan untuk yang minor cukup ditangani sama engineer atau senior engineer.

Untuk masalah approval/checker biasanya principal engineer akan bekerja sama dan sharing responsibility dengan jalur manajerial selevelnya yaitu lead engineer dan engineering manager (bahkan project manager) terkait..

demikian yang bisa saya share-kn..semoga bisa menambah pengetahuan teman2..

Sumber artikel

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 5, 2012 in Artikel Engineering, EPC

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: