RSS

Blasting

14 Agu

Blasting adalah proses pembersihan permukaan material dengan menggunakan sistem penyemprotan udara bertekanan tinggi dengan berbagai media seperti pasir,air,dan lain-lain. Blasting dapat dikategorikan sebagai surface treatment yang banyak di aplikasikan pada dunia keteknikan seperti pada pembuatan kapal, maintenance system perpipaan, maintenance peralatan/mesin-mesin fluida dan lain-lain.

Ada pun jenis-jenis blasting adalah:

1. Sandblasting

Sandblasting adalah rangkaian kegiatan surface preparation dengan cara menembakkan partikel padat dengan ukuran Grit 18 – 40 seperti pasir silica, steel grit atau garnet ke suatu permukaan dengan tekanan tinggi sehingga terjadi tumbukkan dan gesekan. Sandblasting dipilih kerna proses ini yang paling cepat dan efisien untuk membersihkan permukaan material yang terkontaminasi oleh berbagai kotoran terutama karat. Efek dari sandblasting ini membuat permukannya menjadi kasar dan permukaan yang kasar ini membuat cat dapat melekat dengan kuat.

Gambar 5.1 Proses sandblasting dan contoh grit yang dipakai untuk proses sandblasting

2. Wetsandblasting

Wetsandblasting adalah proses yang sama dengan Sandblasting, bedanya ditambahkancampuran air khusus yang sudah ditambahkan bahan anti karat, kedalam pasir agar tidak menimbulkan percikan api dan debu pasir yang dapat menganggu proses produksi.

Wetsandblasting atau biasa disebut wetblasting biasa diaplikasikan untuk area khusus yang sangat sensitif terhadap percikan api dan atau debu, dan juga di ruang produksi yang tidak memungkinkan adanya penghentian proses produksi sesaat.

Adapun keuntungan dari wetsandblasting disbanding dengan sandblasting adalah:

  1. Berkurangnya tingkat polusi debu (dust dan debris) karena terbawa oleh air yang menyertai abrasive material.
  2. Menekan (me-reduce) percikan api akibat benturan grit dengan metal pada saat proses blasting berlangsung.

Wet blasting ini banyak digunakan dalam operasi blasting/painting di areal pabrik dimana total shutdown biasanya tidak dapat dilakukan. Atau area dimana fire/dust restrictions sangat tinggi (daerah proses, daerah yg berdekatan dengan instrumen yang peka debu atau diarea yang mudah terbakar).

Selain jenis di atas ada jenis lain seperti dry ice blasting, bead blasting dan soda blasting. Pada prinsipnya metode tersebut mirip dengan sandblasting dan wetblasting di mana suatu media didorong dengan aliran udara bertekanan tinggi (atau gas inert lainnya) untuk menghantam permukaan yang akan dibersihkan.

5.4. Tujuan Blasting

Adapun tujuan dilakukannya proses blasting adalah :

  1. Membersihkan permukaan material (besi) dari kontaminasi seperti karat,   tanah, minyak, cat, garam dan lainnya.
  2. Mengupas cat lama yang sudah rusak atau pudar.
  3. Membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal sehingga cat lebih melekat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 14, 2011 in Artikel Engineering, Material

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: