RSS

Peringkat ketahanan logam terhadap korosi/karat

02 Mei

Korosi atau umumnya orang-orang awam bicara sebagai “karat’ merupakan fenomena alamiah yang dihadapi oleh logam. Logam tersebut akan terdegradasi/sifat-sifat bahan turun akibat lingkungan sekitar.
Ketahanan logam terhadap korosi/karat dipengaruhi oleh tiga hal. Tiga hal tersebut yaitu :
1. Aspek Elektrokimia
2. Efek lingkungan
3. Aspek metalurgi
(cek buku teks “Corrosion Engineering”karangan FONTANA)
————————————————————————————–
Logam-ion logam Potensial elektroda vs elektroda standar H2 (volt)

Au-Au+3 +1,498 (Emas)
Pt-Pt+2 +1,2 (Platina)
Pd-Pd+2 +0.987 (Paladium)
Ag-Ag+ +0.799 (Perak)
Hg-Hg2+2 + 0,788 (Raksa)
Cu-Cu+2 +0.337 (Tembaga)

H2-H+ 0,0000 (Hidrogen)

Pb-Pb+2 – 0,126 (Timbal)
Sn-Sn+2 -0,136 (Timah)
Ni-Ni+2 -0,250 (Nikel)
Co-Co+2 -0,277 (Kobalt)
Cd-Cd+2 -0,403
Fe-Fe+2 -0,440 (Besi)
Cr-Cr+3 -0,744 (Kromium)
Zn-Zn+2 -0,763 (Seng)
Al-Al+3 – 1,662 (Aluminium)
Mg-Mg+2 -2,363 (Magnesium)
Na-Na+ -2,714 (Natrium)
K-K+ -2,925 (Kalium)


————————————————————————————————

Pada Tabel diatas, warna hijau mengindikasikan bahwa logam-logam tersebut tahan terhadap korosi/karat di lingkungan . Warna merah mengindikasikan logam-logam tersebut tidak tahan terhadap korosi dan rentan bereaksi dengan lingkungan.

Nilai potensial reduksi logam menandakan nilai kereaktifan logam. Semakin positif nilai logam maka logam tersebut semakin tahan terhadap korosi. Semakin negatif nilai logam maka logam semakin rentan terhadap korosi.


Sumber:Bahan Ajar Pemilihan Bahan Dalam Perancangan (Ir. M. Waziz Wildan MSc., PhD.)

 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: