RSS

Klasifikasi Baja

02 Mei

Penggunaan baja dalam dunia engineering sangat important, baik dalam konstruksi, manufaktur, dll. Berdasarkan kandungan C (karbon) nya baja dikelompokan menjadi baja karbon rendah, sedang dan tinggi. Pengelompokan ini sangat bermanfaat bagi penggunaannya bagi seorang engineer di lapangan. Berikut klasifikasi baja berdasarkan persentase karbonnya.

BAJA KARBON RENDAH

  • kandungan karbonnya < 0,25%C
  • tidak responsif terhadap perlakuan panas yang bertujuan membentuk martensit
  • metode penguatannya dengan “Cold Working” ìstruktur mikronya terdiri ferit dan perlit
  • relatif lunak dan lemah ìulet dan tangguh
  • mampu mesin dan mampu lasnya baik
  • murah
  • aplikasi : bodi mobil,bentuk struktur (profil I, L, C, H), pipa saluran

BAJA KARBON MEDIUM

  • kandungan karbonnya: 0,25 – 0,6%C
  • dapat dinaikkan sifat mekaniknya melalui perlakuan panas austenitizing, quenching, dan tempering
  • banyak dipakai dalam kondisi hasil tempering sehingga struktur mikronya martensit
  • lebih kuat dari baja karbon rendah
  • aplikasi :poros, roda gigi, crankshaft

BAJA KARBON TINGGI

  • kandungan karbonnya: 0,6 < % C ≤ 1,7
  • dapat dinaikkan sifat mekaniknya melalui perlakuan panas austenitizing, quenching, dan tempering
  • banyak dipakai dalam kondisi hasil tempering sehingga struktur mikronya martensit
  • paling keras, paling kuat, paling getas di antara baja karbon lainnya
  • tahan aus
  • aplikasi :pegas, pisau cukur, kawat kekuatan tinggi, rel kereta api,perkakas potong, dies
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 2, 2011 in Material

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: